Ramadhan...
Tahun ini engkau telah kembali...
Ketika jiwa ini ketandusan mengaharapkan rahmat ilahi...
Menangisi dosa-dosa yang tidak mampu dihitung dengan jari...
Dan kini sepuluh malam itu tiba lagi...
Aku bersyukur masih bernafas ketika ini...
Lalu aku berazam dan berdoa kepada Rabbi...
Agar aku diberi peluang menyembahNYA di malam yang penuh barakah itu...
Suatu malam indah nian...
Menjadi impian setiap jiwa yang beriman...
Malam yang malaikat-malaikat turun membanjiri langit insan...
Malam yang lebih baik dari seribu bulan...
Malam yang pasti dikabulkan doa orang yang beriman...
Akan ku campakkan selimut tebal dan bantal empukku...
Demi Mencarimu Lailatul Qadar!
Dahulu,Akulah Bagi Kau....
Waktu engkau masih kanak-kanak,
Kau laksana teman sejatiku
Dengan wudhu, Aku kau sentuh
Dalam keadaan suci, Aku kau pegang
Aku, kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih
Atau pun keras setiap hari
Setelah selesai engkau menciumku mesra
Sekarang engkau telah dewasa
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku
Apakah Aku bahan bacaan usang yang tinggal sejarah ?
Menurutmu, mungkin aku bahan bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau, menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji
Sekarang, Aku tersimpan rapi sekali
Sehingga engkau lupa di mana Aku tersimpan
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai pengisi lacimu
Kadang kala Aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau Aku kau buat penangkal untuk menakutkan iblis dan syaitan
Kini Aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian, kesepian
Di dalam almari, di dalam laci, aku engkau simpan
Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman
Di waktu petang, Aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau
Sekarang, di awal pagi sambil minum kopi...engkau baca surat khabar dahulu
Waktu lapang engkau membaca buku karangan manusia
Sedangkan Aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Azzawajalla,
Engkau abaikan dan engkau lupakan...
Waktu berangkat kerja pun kadang engkau lupa baca pembuka surah-surahku(Bismillah)
Di dalam perjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Allah yang terdapat di dalam kenderaanmu
Sepanjang perjalanan, radiomu selalu tertuju ke stasion radio kesukaanmu
Mengasyikkan....
Di meja kerjamu tidak ada Aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di komputermu pun kau putar musik faveretmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku.........
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan dunia mu
Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar hampir melupakanku
Bila malam tiba engkau membuka mata berjam-jam di depan TV.
Menonton siaran televisi
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekadar membaca berita murahan dan gambar sampah
Waktupun cepat berlalu.........
Aku semakin kusam dalam laci-laci mu
Mengumpul debu atau mungkin dimakan kutu busuk
Seingatku, hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku.
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terbata-bata ketika membacaku
Atau waktu kematian saudara atau taulanmu
Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba
Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya
Apakah TV, radio, hiburan atau komputer dapat menolong kamu?
Yang pasti ayat-ayat Allah SWT yang ada padaku menolong mu
Itu janji Tuhanmu
Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...
Setiap saat berlalu...
Dan akhirnya.....
Kubur yang setia menunggumu...........
Engkau pasti kembali, kembali kepada Tuhanmu
Jika Aku engkau baca selalu dan engkau hayati...
Di kuburmu nanti....
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
Yang akan membantu engkau membela diri
Dalam perjalanan ke alam akhirat.
Dan Akulah "Al-Qur'an", kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu
Peganglah Aku kembali.. .. bacalah aku kembali aku setiap hari.
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat-ayat suci.
Yang berasal dari Allah Azzawajalla
Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah
Yang disampaikan oleh Jibril melalui Rasulmu
Keluarkanlah segera Aku dari lemari dan lacimu.......
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu.
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu.
Sentuhilah Aku kembali...
Baca dan pelajari lagi Aku....
Setiap datangnya pagi, petang dan malam hari walau satu ayat
Seperti dulu.... Waktu engkau masih kecil
Di surau kecil kampungmu yang damai
Jangan aku engkau biarkan aku sendiri......
Dalam bisu dan sepi....
Kau laksana teman sejatiku
Dengan wudhu, Aku kau sentuh
Dalam keadaan suci, Aku kau pegang
Aku, kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih
Atau pun keras setiap hari
Setelah selesai engkau menciumku mesra
Sekarang engkau telah dewasa
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku
Apakah Aku bahan bacaan usang yang tinggal sejarah ?
Menurutmu, mungkin aku bahan bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau, menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji
Sekarang, Aku tersimpan rapi sekali
Sehingga engkau lupa di mana Aku tersimpan
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai pengisi lacimu
Kadang kala Aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau Aku kau buat penangkal untuk menakutkan iblis dan syaitan
Kini Aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian, kesepian
Di dalam almari, di dalam laci, aku engkau simpan
Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman
Di waktu petang, Aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau
Sekarang, di awal pagi sambil minum kopi...engkau baca surat khabar dahulu
Waktu lapang engkau membaca buku karangan manusia
Sedangkan Aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Azzawajalla,
Engkau abaikan dan engkau lupakan...
Waktu berangkat kerja pun kadang engkau lupa baca pembuka surah-surahku(Bismillah)
Di dalam perjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Allah yang terdapat di dalam kenderaanmu
Sepanjang perjalanan, radiomu selalu tertuju ke stasion radio kesukaanmu
Mengasyikkan....
Di meja kerjamu tidak ada Aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di komputermu pun kau putar musik faveretmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku.........
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan dunia mu
Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar hampir melupakanku
Bila malam tiba engkau membuka mata berjam-jam di depan TV.
Menonton siaran televisi
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekadar membaca berita murahan dan gambar sampah
Waktupun cepat berlalu.........
Aku semakin kusam dalam laci-laci mu
Mengumpul debu atau mungkin dimakan kutu busuk
Seingatku, hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku.
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terbata-bata ketika membacaku
Atau waktu kematian saudara atau taulanmu
Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba
Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya
Apakah TV, radio, hiburan atau komputer dapat menolong kamu?
Yang pasti ayat-ayat Allah SWT yang ada padaku menolong mu
Itu janji Tuhanmu
Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...
Setiap saat berlalu...
Dan akhirnya.....
Kubur yang setia menunggumu...........
Engkau pasti kembali, kembali kepada Tuhanmu
Jika Aku engkau baca selalu dan engkau hayati...
Di kuburmu nanti....
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
Yang akan membantu engkau membela diri
Dalam perjalanan ke alam akhirat.
Dan Akulah "Al-Qur'an", kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu
Peganglah Aku kembali.. .. bacalah aku kembali aku setiap hari.
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat-ayat suci.
Yang berasal dari Allah Azzawajalla
Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah
Yang disampaikan oleh Jibril melalui Rasulmu
Keluarkanlah segera Aku dari lemari dan lacimu.......
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu.
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu.
Sentuhilah Aku kembali...
Baca dan pelajari lagi Aku....
Setiap datangnya pagi, petang dan malam hari walau satu ayat
Seperti dulu.... Waktu engkau masih kecil
Di surau kecil kampungmu yang damai
Jangan aku engkau biarkan aku sendiri......
Dalam bisu dan sepi....
Makna Tersirat Dalam Kata-Kata Hawa...
FINE
Ini la yang perempuan suka gunakan untuk hentikan pergaduhan, lebih-lebih lagi bila dia rasa dia yang betul dan anda kena diam. Jangan sekali kali gunakan perkataan ini untuk memberi gambaran rupanya, terutama sekali apabila dia sedang mencuba pakaian di kedai - hanya akan membawa anda berdua bergaduh.
LIMA MINIT
Ini sebenarnya setengah jam. Ianya sama jugak dengan lima minit yang perlawanan bola sepak akan berakhir sebelum anda membawa sampah ke luar, jadi ini adalah pertukaran yang seimbang.
TAKDE APA-APA
Ini bermakna "something" dan anda perlu berjaga-jaga! Perkataan ini melambangkan perasaan perempuan yang inginkan anda berputar-putar kat dalam macam mesin basuh. Selalunya, ini akan memulakan pergaduhan yang akan bertahan selama 'LIMA MINIT' dan diakhiri dengan 'FINE'.
PERGILAH! (dengan kening terangkat)
Ini adalah satu cabaran yang akan membuat si perempuan menjadi marah dengan 'TAKDE APA-APA' dan diakhiri dengan 'FINE'. PERGILAH (dengan kening biasa) Ini bermakna 'mengalah' atau 'buat je la apa yang awak nak sebab saya tak kisah'. Anda hanya akan mendapat situasi ini dan dalam beberapa minit diikuti dengan 'TAKDE APA-APA', 'FINE' dan dia akan bercakap kembali dengan anda dalam masa 'LIMA MINIT' apabila dia dah sejuk.
MENGELUH YANG KUAT
Ini sebenarnya bukanlah perkataan, tetapi kenyataan yang sering disalah anggap oleh kaum lelaki. 'MENGELUH YANG KUAT' bermakna dia merasakan anda adalah seorang yang bodoh ketika itu dan dia sendiri terfikir kenapalah dia menghabiskan masa berdiri di situ dan bergaduh mengenai 'TAKDE APA-APA'.
MENGELUH YANG PERLAHAN
Lagi sekali, ini bukanlah perkataan. 'MENGELUH YANG PERLAHAN' membawa maksud yang dia berasa puas. Adalah lebih elok jika anda duduk diam, jangan buat sebarang tindakan... dan dia akan kekal puas.
OKAY LAH
Ini adalah kenyataan yang paling merbahaya seorang perempuan boleh buat kepada lelaki. 'OKAY LAH' bermakna dia ingin berfikir panjang sebelum dia membalas terhadap perbuatan anda yang telah menyakitkan hatinya. 'OKAY LAH' selalunya digunakan dengan 'FINE' bersama 'Kening
Yang Terangkat'.
BUAT LAH
Satu ketika di masa depan dalam masa terdekat, anda akan dilanda masalah yang besar.
TOLONGLAH
Ini bukan kenyataan, sebaliknya adalah pelawaan. Seorang perempuan memberi anda peluang untuk mengeluarkan sebarang alasan atau sebab di atas apa yang telah anda lakukan. Anda mempunyai peluang yang adil dengan kejujuran, jadi berhati-hati dan anda tidak akan mendapat 'OKAY LAH'.
TERIMA KASIH
Seorang perempuan mengucapkan terima kasih. Jangan pengsan. Terima dan ucapkan sama-sama.
TERIMA KASIH BANYAK-BANYAK
Ini banyak berbeza dari 'TERIMA KASIH'. Seorang perempuan akan menggunakan ini apabila dia dah terlampau marah pada anda. Ini menunjukkan yang anda telah menyinggung perasaannya dan akan diikuti dengan 'MENGELUH YANG KUAT'. Berhati-hati untuk tidak bertanya apa yang salah selepas 'MENGELUH YANG KUAT' kerana ini hanya akan membuat dia berkata 'TAKDE APA-APA'
Ini la yang perempuan suka gunakan untuk hentikan pergaduhan, lebih-lebih lagi bila dia rasa dia yang betul dan anda kena diam. Jangan sekali kali gunakan perkataan ini untuk memberi gambaran rupanya, terutama sekali apabila dia sedang mencuba pakaian di kedai - hanya akan membawa anda berdua bergaduh.
LIMA MINIT
Ini sebenarnya setengah jam. Ianya sama jugak dengan lima minit yang perlawanan bola sepak akan berakhir sebelum anda membawa sampah ke luar, jadi ini adalah pertukaran yang seimbang.
TAKDE APA-APA
Ini bermakna "something" dan anda perlu berjaga-jaga! Perkataan ini melambangkan perasaan perempuan yang inginkan anda berputar-putar kat dalam macam mesin basuh. Selalunya, ini akan memulakan pergaduhan yang akan bertahan selama 'LIMA MINIT' dan diakhiri dengan 'FINE'.
PERGILAH! (dengan kening terangkat)
Ini adalah satu cabaran yang akan membuat si perempuan menjadi marah dengan 'TAKDE APA-APA' dan diakhiri dengan 'FINE'. PERGILAH (dengan kening biasa) Ini bermakna 'mengalah' atau 'buat je la apa yang awak nak sebab saya tak kisah'. Anda hanya akan mendapat situasi ini dan dalam beberapa minit diikuti dengan 'TAKDE APA-APA', 'FINE' dan dia akan bercakap kembali dengan anda dalam masa 'LIMA MINIT' apabila dia dah sejuk.
MENGELUH YANG KUAT
Ini sebenarnya bukanlah perkataan, tetapi kenyataan yang sering disalah anggap oleh kaum lelaki. 'MENGELUH YANG KUAT' bermakna dia merasakan anda adalah seorang yang bodoh ketika itu dan dia sendiri terfikir kenapalah dia menghabiskan masa berdiri di situ dan bergaduh mengenai 'TAKDE APA-APA'.
MENGELUH YANG PERLAHAN
Lagi sekali, ini bukanlah perkataan. 'MENGELUH YANG PERLAHAN' membawa maksud yang dia berasa puas. Adalah lebih elok jika anda duduk diam, jangan buat sebarang tindakan... dan dia akan kekal puas.
OKAY LAH
Ini adalah kenyataan yang paling merbahaya seorang perempuan boleh buat kepada lelaki. 'OKAY LAH' bermakna dia ingin berfikir panjang sebelum dia membalas terhadap perbuatan anda yang telah menyakitkan hatinya. 'OKAY LAH' selalunya digunakan dengan 'FINE' bersama 'Kening
Yang Terangkat'.
BUAT LAH
Satu ketika di masa depan dalam masa terdekat, anda akan dilanda masalah yang besar.
TOLONGLAH
Ini bukan kenyataan, sebaliknya adalah pelawaan. Seorang perempuan memberi anda peluang untuk mengeluarkan sebarang alasan atau sebab di atas apa yang telah anda lakukan. Anda mempunyai peluang yang adil dengan kejujuran, jadi berhati-hati dan anda tidak akan mendapat 'OKAY LAH'.
TERIMA KASIH
Seorang perempuan mengucapkan terima kasih. Jangan pengsan. Terima dan ucapkan sama-sama.
TERIMA KASIH BANYAK-BANYAK
Ini banyak berbeza dari 'TERIMA KASIH'. Seorang perempuan akan menggunakan ini apabila dia dah terlampau marah pada anda. Ini menunjukkan yang anda telah menyinggung perasaannya dan akan diikuti dengan 'MENGELUH YANG KUAT'. Berhati-hati untuk tidak bertanya apa yang salah selepas 'MENGELUH YANG KUAT' kerana ini hanya akan membuat dia berkata 'TAKDE APA-APA'
Rindu pada Pencipta Bulan
saya rindu pada pencipta bulan bukan kepada bulan kerana saya tahu bulan akan hancur dan binasa....
tetapi saya juga tahu pencipta bulan tidak melarang saya untuk menikmati keindahan bulan bahkan dengan menikmati keindahan bulanlah saya akan memuji pencipta bulan.saya akan mengagumi kuasa dan kehalusan pencipta bulan yang telah menciptakan bulan begitu indah menjadi penghias di malam hari.begitu juga lah cinta saya pada isteri saya yang solehah, apabila saya melihatnya...dia umpama bulan yang mengingatkan saya pada pencipta bulan....
dia tidak pernah jemu memberi senyuman manisnya kepada saya dalam setiap situasi yang saya tempuhi, terkadang saya melukakan hatinya tanpa saya sedari, tetapi dia tidak pernah menunjukkan wajah kecewanya pada saya, bahkan dia sentiasa memaniskan wajahnya untuk tatapan saya dan tetap berada disisi saya dengan kata-kata lembutnya walaupun saya telah mengguris perasaannya dengan tingkahlaku saya. sifatnya-sifatnya mengingatkan saya tentang kehidupan para salafusoleh yang pernah saya baca cerita mereka ketika di bangku sekolah dulu....
tetapi saya juga tahu pencipta bulan tidak melarang saya untuk menikmati keindahan bulan bahkan dengan menikmati keindahan bulanlah saya akan memuji pencipta bulan.saya akan mengagumi kuasa dan kehalusan pencipta bulan yang telah menciptakan bulan begitu indah menjadi penghias di malam hari.begitu juga lah cinta saya pada isteri saya yang solehah, apabila saya melihatnya...dia umpama bulan yang mengingatkan saya pada pencipta bulan....
dia tidak pernah jemu memberi senyuman manisnya kepada saya dalam setiap situasi yang saya tempuhi, terkadang saya melukakan hatinya tanpa saya sedari, tetapi dia tidak pernah menunjukkan wajah kecewanya pada saya, bahkan dia sentiasa memaniskan wajahnya untuk tatapan saya dan tetap berada disisi saya dengan kata-kata lembutnya walaupun saya telah mengguris perasaannya dengan tingkahlaku saya. sifatnya-sifatnya mengingatkan saya tentang kehidupan para salafusoleh yang pernah saya baca cerita mereka ketika di bangku sekolah dulu....
Musafir Seorang Wanita
Hukum :
1. Wanita dilarang bermusafir kecuali bersama-sama dengan suami atau mahram. Kerana dalam hadis yang disepakati kesahihannya menyebut:
"Janganlah seorang wanita bermusafir perjalanan tiga hari kecuali kecuali bersama mahram". Direkod dalam Sahih Bukhari (no: 1036) dan Muslim (no: 1338).
Larangan ini adalah meliputi semua bentuk perjalanan yang dinamakan musafir. (Syarah Sahih Muslim oleh Nawawi 9/103).
Berdasarkan hadis ini, haram seseorang wanita keluar musafir tanpa ditemani suami atau mahram, walaupun dia keluar bersama dengan wanita-wanita muslimah lain.
Kata Imam Nawawi tentang hukum wanita bermusafir untuk selain haji wajib, seperti haji sunat, urusan perniagaan, lawatan dan lain-lain. Katanya: "Setengah ulama mengatakan harus dengan ditemani wanita-wanita yang dipercayai, seperti masalah haji Islam. Dan Jumhur mengatakan hukumnya adalah HARAM kecuali ditemani suami atau mahram. Inilah pendapat yang sahih berdasarkan hadis-hadis yang sahih". (Syarah Muslim 9/104).
2. Samada musafir tersebut ke negara Islam atau bukan, hukumnya adalah sama iaitu mesti ditemani dengan suami atau mahram. Malah, hukumnya lebih berat jika ke negara bukan Islam, kerana ancaman terhadap muslimah di sana lebih kuat dan fitnah lebih besar.
Para ulama tidak mengesyorkan orang Islam melancong ke negara kufur kecuali atas alasan keperluan mendesak. Ia bagi mengelakkan ancaman terhadap akidah, agama, dan akhlak.
3. Dalam masalah wanita bermusafir untuk mengerjakan haji, tetapi tidak ada mahram, ada pendapat yang mengharuskan jika dia bersama wanita lain yang dipercayai, dan perjalanannya dijamin selamat.
Pendapat ini dipilih dalam mazhab Syafie dan beliau menukilkan pendapat ini daripada Aisyah, Ibn Umar dan Ibn Zubair r.a. (rujuk Al-Umm 2/127)
Diriwayatkan juga Aisyah r.a. berkata, "Bukan semua wanita ada mahram". (Musannaf Ibn Abi Syaibah no: 15176).
Wallahu A'lam.
1. Wanita dilarang bermusafir kecuali bersama-sama dengan suami atau mahram. Kerana dalam hadis yang disepakati kesahihannya menyebut:
لا تسافر المرأة ثلاثة أيام إلا مع ذي محرم
"Janganlah seorang wanita bermusafir perjalanan tiga hari kecuali kecuali bersama mahram". Direkod dalam Sahih Bukhari (no: 1036) dan Muslim (no: 1338).
Larangan ini adalah meliputi semua bentuk perjalanan yang dinamakan musafir. (Syarah Sahih Muslim oleh Nawawi 9/103).
Berdasarkan hadis ini, haram seseorang wanita keluar musafir tanpa ditemani suami atau mahram, walaupun dia keluar bersama dengan wanita-wanita muslimah lain.
Kata Imam Nawawi tentang hukum wanita bermusafir untuk selain haji wajib, seperti haji sunat, urusan perniagaan, lawatan dan lain-lain. Katanya: "Setengah ulama mengatakan harus dengan ditemani wanita-wanita yang dipercayai, seperti masalah haji Islam. Dan Jumhur mengatakan hukumnya adalah HARAM kecuali ditemani suami atau mahram. Inilah pendapat yang sahih berdasarkan hadis-hadis yang sahih". (Syarah Muslim 9/104).
2. Samada musafir tersebut ke negara Islam atau bukan, hukumnya adalah sama iaitu mesti ditemani dengan suami atau mahram. Malah, hukumnya lebih berat jika ke negara bukan Islam, kerana ancaman terhadap muslimah di sana lebih kuat dan fitnah lebih besar.
Para ulama tidak mengesyorkan orang Islam melancong ke negara kufur kecuali atas alasan keperluan mendesak. Ia bagi mengelakkan ancaman terhadap akidah, agama, dan akhlak.
3. Dalam masalah wanita bermusafir untuk mengerjakan haji, tetapi tidak ada mahram, ada pendapat yang mengharuskan jika dia bersama wanita lain yang dipercayai, dan perjalanannya dijamin selamat.
Pendapat ini dipilih dalam mazhab Syafie dan beliau menukilkan pendapat ini daripada Aisyah, Ibn Umar dan Ibn Zubair r.a. (rujuk Al-Umm 2/127)
Diriwayatkan juga Aisyah r.a. berkata, "Bukan semua wanita ada mahram". (Musannaf Ibn Abi Syaibah no: 15176).
Wallahu A'lam.
Subscribe to:
Posts (Atom)







.jpg)









